
Love ever gives. Forgives outlives. And ever stands with open hands.
And while it lives, it gives. For this is love's prerogatives -- to give, and give, and give.
- John Oxenham -
And while it lives, it gives. For this is love's prerogatives -- to give, and give, and give.
- John Oxenham -
Tentang kamu, yang masih saja dengan bodohnya saya cintai sedemikian rupa.
Catatan ke 30 dari rengekan saya tentang rindu.
Ceceran kata, yang bahkan tidak mungkin lagi punya arti.
--
Neng..
yang saya mau, hari ini,
neng bisa maafkan saya.
Untuk tulisan-tulisan ini,
untuk setiap kali saya mencoba menghubungi neng,
untuk kata-kata yang tidak menyenangkan, atau setiap perhatian yang tidak berdasar.
Maafkan ya?
Neng..
Neng pernah begitu istimewa buat saya.
Neng akan selalu jadi kebanggaan dalam hidup saya.
Di hati saya, di masa lalu saya, dan juga masa depan saya.
Satu hal yang penting disini adalah, bahwa neng sudah meninggalkan ribuan jejak di hidup saya.
Setiap perciknya, semua itu mengajarkan.
Semua bercaknya, saya syukuri.
Neng itu, luarbiasa artinya di hidup saya.
Terima kasih neng, cuma itu yang bisa dari saya.
Neng..
Kapanpun neng mau datang,
kapanpun neng butuh orang,
lelaki ini selalu ada demi semua itu.
Demi harga kebaikan yang belum saya lunasi.
Demi waktu yang neng berikan untuk saya belajar jadi lelaki yang lebih baik.
Disadari atau tidak, saya pelan-pelan merubah diri saya, dan itu berkat neng.
Setiap kemarahan neng pada saya, saya belajar cara untuk tenang.
Setiap kekecewaan neng,
saya diajari cara untuk menghibur.
Setiap keacuhan neng pada saya, saya belajar untuk sabar.
Setiap ketidakpekaan neng pada saya, saya diajari pula untuk tidak pendendam.
Dan untuk setiap ketidakhadiran itu, sampai saat ini, saya pun belajar jadi lelaki yang yakin, dan mau menerima.
Neng..
Betapa hebat fungsi neng buat saya,
jadi untuk enam tahun tiga bulan yang jatuh di hari ini,
30 November 2011,
saya ingin neng tahu satu hal,
bahagia ini lengkap, bukan karena cuma-cuma,
tapi karena ada neng, yang selalu bisa membuat saya merasa ada.
--
yang akan selalu dirindukan ;
Kirana Araya Putri,
perempuan dengan kanker rahimnya,
si waria, si mpok Nori,
dan ratu sinetron setiap jam 8 malam.
[ aku sayang kamu, mudah-mudahan aku ga akan pernah menyesalinya ]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar