them, us, faith


" Happiness is a choice, not a result. Nothing will make you happy until you choose to be happy.
No person will make you happy unless you decide to be happy.
Your happiness will not come to you. It can only come from you. "

- Ralph Marston -



--


Kamu sangat suka bercerita,
ketika matahari sudah tinggi, dan awan-awan mulai berkumpul untuk mendengarkan kisahmu.
Kisahmu tentang dia, dan cerita cinta ketika rumput-rumput dipadang masih hijau.
Ketika harapan masih tinggi, ketika sepasang tangan itu masih bergandengan erat di tepi kolam teratai, bermain ayunan sambil berbagi permen kapas.
Dan janji yang terlalu muluk, tentang pernikahan dan pangeran tampan.

Ketika rumput dipadang semakin tinggi,
dan ayunan sudah terlalu tua untuk dimainkan, dia mengajakmu mengitari padang sunyi, menghitung domba dan memetik bunga matahari.
Menjilati es krim yang meleleh di tangan, tertiup angin yang ringan melabai.
Hingga akhirnya petang datang menjemput senja, dan angin malam berlomba-lomba meniup gelap.
Berpisah dalam dekapan kecil, dan ciuman lengket beraroma gulali di pipi.

Sepenggal kisah indah yang selalu dinanti, pertalian yang manis tanpa embel-embel curiga dan trik khas orang dewasa, hidup yang hanya untuk daun-daun pakis, gelembung sabun dan permen gulali.
Kisah tentang ayunan tua dan kolam berbunga teratai.
Kecemasan waktu itu hanyalah jika nanti senja datang dan harus menunggu esok untuk saling menggenggam tangan. sederhana dan putih. Terlalu putih bahkan.
Tapi sayangnya, yang selalu kamu katakan sambil tersenyum "itu bukan cinta.........."
dan cerita itu harus berakhir di senja yang jingga,
pada langit agustus yang hangat .


--


Tidak ada komentar:

Posting Komentar