listen




Teruntuk kamu yang menyebalkan,
yang punya masalah dengan kepekaan
tetapi Tuhan begitu baik
melengkapimu dengan pesona.

Langit cukup tinggi untuk kamu daki,
dan samudera cukup dalam untuk kamu selami,
lelakimu yang telah mengambil langkah pertama,
dan jalan terbuka untuk kamu ambil sisanya,
sedang menuju padaNya.

Dua yang bimbang,
terombang-ambing perasaan.
satu yang ketakutan,
hanya satu yang dikecewakan : Aku !
namun ketika cinta menjadi tujuan yang ingin diperjuangkan,
apa yang kemudian jadi harga mahal untuk dipertaruhkan?

Karena kadang,
ksatria datang tidak dengan perisai dan pedang,
namun dengan kelembutan hati yang
meluluh-lantakan.
Karena kadang ksatria dicintai bukan karena
darah yang dia teteskan,
tapi dengan janji yang dia bawakan.

Karena kadang,
dua hati terpaut tanpa perlu landasan,
dan segala kegagalan yang tak terjawab, bisa jadi beralasan.

Teruntuk kamu,
yang memiliki hati seteduh purnama,
yang begitu mudah datang, dan membuat seluruh ruangan terjaga.
Sampaikan salam saya,
tentang lelaki yang selalu menantinya,
untuk menggenapi segala.
sebab besar kecil hanya hitungan dalam kepala,
dan lelaki dinilai dari teguhnya dia memegang kata-kata.

Dan tentang lelaki itu,
dia duduk tersenyum menunggumu,
dengan jari dia hitung minggu ke minggu.
Ikatan rindu dia paksa untuk tidak menjadi belenggu,
sebab ada kamu yang dia nanti,
dalam hujan dan terik mentari,
dalam nyata dan mimpi,
dalam pasrah dan pasti.


Sebab sedalam itu untuknya, kamu berarti..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar